Dalammengkaji wilayah-wilayah geografi adalah keragaman genre de vie yang ciri - cirinya ditentukan oleh: Tingkat peradaban. Kemungkinan-kemungkinan alam. Pengaruh keduanya. Dalam perkembangannya manusia dengan peradabannya memilih dan menentukan corak kehidupan dari kemungkinan-kemungkinan yang disediakan oleh lingkungan alamnya. Kemudian dokumen itulah yang akan diteliti oleh sejarawan untuk menemukan fakta. Memiliki Objek; Ciri-ciri yang kedua adalah memiliki objek yang berarti adanya perubahan atau perkembangan kegiatan atau aktivitas manusia dalam dimensi waktu (masa lampau). Dalam hal ini, waktu merupakan salah satu unsur paling penting dalam sejarah. KonsepGeografi. A . PENGERTIAN GEOGRAFI. Istilah geografi pertama kali dikemukakan oleh ERATOSTHENES . Geografi berasal dari kata GEO yang berarti bumi dan GRAFI / GRAPHEIN yang berarti gambaran . Jadi secara bahasa geografi adalah ilmu pengetahuan yang mengambarkan keadaan bumi . 1 Mengapa belajar antropologi? Antropologi adalah suatu studi ilmu yang mempelajari tentang manusia baik dari segi budaya, perilaku, keanekaragaman, dan lain sebagainya. Antropologi adalah istilah kata bahasa Yunani yang berasal dari kata anthropos dan logos. Anthropos berarti manusia dan logos memiliki arti cerita atau kata. Pertambahanjumlah penduduk yang paling tinggi adalah di desa Gayam sebanyak 500 jiwa dan jumlah penduduk yang mengalami pertambahan paling rendah adalah di desa Begajah, yaitu 85 jiwa. Pertambahan jumlah penduduk ini berpengaruh terhadap penggunaan lahan. Untuk mengetahui penggunaan lahan di Kecamatan Sukoharjo dapat dilihat dari Tabel 1.1 manusiadengan lingkungannya. Jelaslah di sini bahwa kajian ilmu geografi yang paling utama adalah menelaah bumi dalam konteks hubungannya dengan kehidupan manusia. Gambar 1.1 Sungai fenomena alam anorganik yang dikaji dalam geografi. Sumber: Indonesian Heritage, Grolier, 2002 Dasar-Dasar Ilmu Geografi 5 BERPIKIR KRITIS 1. . Geografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang fenomena nyata baik itu fisik maupun non fisik dalam kehidupan manusia. Kata geografi berasal dari bahasa yunani geo yang berarti bumi dan grapein yang berarti tulisan atau Geografi menurut para ahliErastothenes- Menyatakan bahwa geografi merupakan penggambaran tentang bentuk permukaan bumiClaudius Ptolomaeus- Menyatakan geografi suatu bentuk penyajian dari sebagian atau seluruh bagian permukaan bumi dalam bentuk 1954- Menyatakan bahwa geografi adalah interaksi yang terjadi antar ruangStrabo 1970- Dalam konsep natural Attribute of place menyatakan bahwa geografi memiliki keterkaitan dengan lokasi, karakteristik, serta hubungan antar wilayah yang terjadi secara dan Mukerne- Menyatakan bahwa geografi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bumi beserta kehidupan di dalamnya, segala hal yang mempengaruhi pandangan hidup, makanan yang dikonsumsi, pakaian yang dikenakan, rumah yang dihuni, serta tempat-tempat rekreasi yang Paul Vidal De La Videl- Menyatakan bahwa geografi merupakan study mengenai kualitas negara-negara dimana manusia sebagai pengelola alam menjadi penentu dalam Bintaro 1981- Menyatakan bahwa geografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi baik secara fisik maupun hal-hal yang menyangkut kehidupan makhluk hidup serta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkunagn, serta regional untuk kepentingan program, proses, serta keberhasilan suatu Von Rithoffen– Geografi merupakan ilmu yang mempelajari gejala serta sifat-sifat permukaan bumi beserta penghuninya yang tersusun berdasarkan letak. Selain itu, ilmu tersebut juga menjelaskan hubungan timbal balik antara sifat serta gejala-gejala Haris 2012- Menjelaskan bahwa geografi merupakan ilmu yang mengkaji aspek-aspek yang berada di permukaan bumi beserta konsep spasial yang dimanfaatkan dalam hasil seminar dan lokakarya di Semarang 1988- Menjelaskan bahwa geografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang persamaan serta perbedaan fenomena geosfer berdasarkan kewilayahan serta kelingkungan dalam konteks definisi geografi menurut para ahli, kita juga akan menjelaskan mengenai konsep geografi yang dijelaskan oleh para ahli geografi yang terdapat di sekitar kita merupakan semua hal yang memiliki keterkaitan spasial antara faktor fisik dan non fisik, yang di dalamnya terdapat dua pola pembelajaran yaitu pola nyata yang berupa pemahaman, serta pola abstrak yang berupa geografis memungkinkan terjadinya eksplorasi hubungan antara manusia, lingkungan alam, serta budaya yang masing-masing terdapat komponen spasial di dalamnya. Dengan adanya konsep geografi, akan dapat membantu para ahli geografi dalam menyusun kerangka kerja yang nantinya digunakan untuk menafsirkan serta mewakili informasi tentang Konsep Geografi menurut para ahli antara lain adalah 1. Menurut Nursid SumaatmadjaKonsep geografi menurut Nursid Sumaatmadja merupakan suatu pola abstrak yang berkaitan dengan gejala-gejala nyata tentang geografi. Di dalam konsep geografi terdapat nilai guna, keterkaitan ruang, interaksi, serta Geografi dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu 1. Konsep Geografi DenotatifYaitu suatu konsep yang dapat memberikan penjelasan tentang pengertian-pengertian gejala geografi berdasarkan definisinya. Misalnya erosi merupakan suatu peristiwa dimana terjadi proses pemindahan massa bebatuan dari satu tempat ke tempat yang lain melalui perantara suatu zat yang ada di permukaan bumi yang terjadi secara Konsep dasar KonotatifYaitu suatu konsep yang memiliki pengertian lebih luas jika dibandingkan dengan pengertian secara harfiah, dimana di dalam konsep tersebut terdapat segala aspek yang memiliki hubungan dengan konsep-konsep yang dibahas seperti faktor pendukung, persebaran, jenis, manfaat, serta proses pembentukannya. Seperti contoh proses terjadinya efek rumah kaca yang menyebabkan pemanasan Menurut Ikatan Geograf Indonesia IGIDalam Seminar Loka Karya yang diadakan oleh Ikatan Geograf Indonesia IGI di Semarang pada tahun 1988 menghasilkan suatu rumusan yang menyatakan bahwa geografi merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dan unsur-unsur geosfer dengan sudut pandang kewilayahan atau kelingkungan dalam konteks waktu ke waktu, definisi, pengertian, serta sejarah tentang geografi selalu mengalami perkembangan. Namun jika dikaji lebih mendalam terdapat beberapa kesamaan titik pandang dari kajian-kajian tersebut, yaitu Bumi sebagai tempat untuk tinggalHubungan antara manusia dengan lingkunganDimensi ruang serta historinyaBerbagai pendekatan seperti pendekatan spasial, ekologi, serta kesamaan-kesamaan titik pandang tersebut, maka muncullah 10 konsep esential geografi, yaitu 1. Konsep LokasiMerupakan suatu konsep utama yang digunakan untuk mengetahui fenomena-fenomena geosfer serta tempat terjadinya fenomena seperti pada lapisan atmosfer. Konsep ini menganalisa adanya aspek-aspek baik itu positif maupun negative dari berbagai tempat di permukaan bumi. Konsep ini terbagi menjadi 2, yaitu Konsep lokasi absolut yaitu lokasi suatu wilayah berdasarkan garis lintang dan garis bujur dan memiliki sifat yang tetap. Misalnya Letak astronomis Indonesia terletak pada 6°LU – 11°LS dan 95°BT – 141° Lokasi relatif, yaitu lokasi dari suatu daerah di permukaan bumi yang mengalami perubahan sifat karena pengaruh dari daerah di sekitarnya. Misalnya tanah yang berada di daerah perkotaan biasanya memiliki harga yang lebih Konsep JarakMerupakan suatu konsep yang menggambarkan adanya jarak antara dua wilayah. Konsep ini berkaitan dengan lokasi, kehidupan sosial, serta ekonomi dan bersifat relative. Dengan adanya jarak, maka hal tersebut juga berpengaruh terhadap harga maupun nilai dari suatu barang. Misalnya pada saat seseorang sedang bepergian dengan membawa barang-barang yang cukup banyak, maka hal tersebut akan berpengaruh pada biaya transportasi atau tanah yang letaknya jauh dari jalan raya, akan memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan tanah yang berada di dekat jalan jarak terbagi dalam 2 golongan, yaitu Konsep jarak absolut, yaitu jarak yang satuan panjangnya diukur dengan kilometer. Misalnya jarak antara kota A dan kota B adalah 100 Jarak Relative, yaitu jarak yang satuan panjangnya diukur dengan waktu . Misalnya Dari kota A kita bisa menjangkau kota B dalam waktu lima Konsep keterjangkauan accesbilityKonsep ini memiliki keterkaitan dengan kondisi suatu permukaan bumi, dimana hal tersebut dapat menyangkut bagaimana cara untuk dapat menjangkau suatu lokasi atau daerah, alat transportasi apa yang digunakan untuk mencapainya, alat komunikasi yang digunakan, dan masih banyak lagi. Misalnya suatu daerah yang terisolasi karena kondisi permukaan buminya seperti sebuah desa yang terletak di antara rawa-rawa dan hutan akan menyebabkan daerah tersebut sulit Konsep PolaMerupakan konsep geografi yang memiliki kaitan dengan ketergantungan pada berbagai fenomena geografis di permukaan bumi. Kata lainnya adalah konsep pola merupakan sesuatu yang berulang sehingga menghasilkan bentuk yang lebih konsisten. Konsep pola menitikberatkan konsepnya pada pola keruangan baik alami maupun sosial konsep ini adalah pola pemukiman yang berada di daerah pegunungan kebanyakan mengikuti pola penyebaran, sedangkan pemukiman yang berada di daerah pinggiran sungai biasanya mengikuti pola yang Konsep MorfologiKonsep ini sesuai dengan kondisi di permukaan bumi sebagai hasil dari tenaga endogen maupun eksogen seperti terciptanya dataran rendah, pegunungan, maupun dataran tinggi, dan lain sebagainya. Dengan mengikuti konsep ini, maka orang akan mudah dalam memperkirakan kondisi suatu dataran rendah di sepanjang pantai utara Jawa kebanyakan dipergunakan sebagai perkebunan tebu. Contoh lainnya adalah daerah dataran tinggi atau pegunungan sangat cocok untuk dijadikan sebagai lahan perkebunan maupun Konsep AglomerasiKonsep aglomerasi atau konsep mengelompok merupakan konsep yang berkaitan dengan penyebaran objek-objek geografi yang ada di permukaan bumi berdasarkan pada unsur-unsur yang di rasa menguntungkan atau berdampak dari konsep ini adalah pemukiman yang berada di daerah pedesaan biasanya berkelompok di dekat lahan pertanian atau lahan-lahan yang Konsep nilai guna utilitasMerupakan keadaan geografis suatu wilayah yang bersifat relatif yang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor seperti lokasi, jarak, maupun keterjangkauannya. Suatu wilayah di permukaan bumi ini memberikan manfaat yang tidak sama bagi semua Laut memiliki nilai guna yang tinggi bagi nelayan daripada bagi Konsep interaksi dan interdependensiYaitu suatu konsep yang di dalamnya terdapat hubungan timbal balik antara dua wilayah atau lebih sehingga menghasilkan fenomena, penampilan, maupun masalah yang baru dimana dalam konsep ini suatu fenomena akan tergantung pada fenomena yang interaksi antara daerah perkotaan dengan daerah pedesaan terjadi karena adanya perbedaan sumber daya yang dihasilkan. Daerah pedesaan biasanya menghasilkan bahan-bahan baku, sedangkan daerah perkotaan menghasilkan berbagai macam produk industri. Kondisi tersebut menjadikan kedua wilayah saling Konsep Area DiferensiasiYaitu konsep yang memandang bahwa suatu daerah yang ada di permukaan bumi ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda, seperti jenis tanaman, cara hidup, maupun mata pencaharian penduduk jenis tanaman yang dibudidayakan di daerah dataran tinggi memiliki perbedaan dengan tanaman yang dibudidayakan di daerah dataran rendah, seperti di ketinggian 0-700 meter jenis tanaman yang dibudidayakan adalah tebu, jagung, dan kelapa. Di daerah dengan ketinggian 700-1500 meter jenis tanaman yang dibudidayakan antara lain adalah kopi, teh, kakao, tembakau, kina, dan lain sebagainya. Di daerah dengan ketinggian 1500-2500 meter jenis tanaman yang di budidayakan antara lain adalah pinus, dan pohon cemara. Sedangkan di daerah yang memiliki ketinggian lebih dari 2500 meter jenis tanaman yang dibudidayakan adalah lainnya adalah bahwa di daerah pesisir pantai, kebanyakan penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan, sedangkan di daerah dataran rendah, mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai Konsep Keterkaitan tata ruangKonsep ini memandang adanya keterkaitan antara peristiwa atau fenomena yang satu dengan yang lainnya, baik itu dari segi fisik maupun non keterkaitan antara kehidupan di daerah perkotaan dan pedesaan seperti masyarakat yang ada di perkotaan memerlukan bahan baku yang dihasilkan oleh masyarakat di daerah pedesaan dalam proses produksi produk-produknya. Sedangkan masyarakat pedesaan perlu untuk memasarkan bahan-bahan alami yang mereka hasilkan ke daerah Menurut Henry J Warman Untuk mengungkapkan gejala-gejala yang ada di permukaan bumi, Henry J. Warman mengemukakan 15 konsep geografi yang dapat dipergunakan sebagai landasan. Jadi dengan begitu maka akan di dapat pemahaman mengenai hubungan sebab akibat, fungsi, proses terjadinya, maupun masalah-masalah yang hadir dalam kehidupan sehari-hari. Adapun kelima belas konsep tersebut adalah 1. Regional Concept konsep regionalMerupakan sebuah konsep yang didasarkan pada definisi regional itu sendiri, yaitu wilayah dipermukaan bumi yang memiliki karakteristik yang khusus seperti keadaan alam maupun kehidupan sosial budayanya, sehingga nantinya akan dapat dibedakan antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lainnya. Dala ilmu geografis, kosep ini dianggap memiliki sifat yang komprehensif. Dan dengan adanya konsep ini, diharapkan setiap orang mampu melakukan analisa terhadap permasalahan-permasalahan atau gejala-gejala yang terjadi di muka bumi dengan analisa spasial keruangan serta mampu menelaah adanya hubungan timbal balik diantara komponen-komponen dari konsep regional antara lain Jika dilihat berdasarkan kondisi alamiah region kutub, gurun, kawasan pantai, kawasan hutan hujan tropis, dataran tinggi pegunungan, serta dataran dilihat dari kehidupan sosial budaya daerah perkotaan, daerah pedesaan, hortikultur, dan lain Life layer Concept konsep batas kehidupanManusia serta makhluk hidup lain memiliki batasan-batasan tertentu agar bisa betahan hidup di suatu wilayah di permukaan bumi ini. Konsep ini dapat didefinisikan bahwa bumi merupakan suatu tempat yang diperuntukkan bagi manusia serta makhluk lainnya untuk bertahan hidup, meskipun sebagian wilayah dari permukaan bumi tersebut tidak dapat dihuni. Beberapa faktor yang mempengaruhi konsep ini antara lain adalah ketersediaan sumber daya alam, serta kemampuan yang dimiliki manusia dalam memanfaatkan sumber daya alam Kawasan kutub yang selalu ditutupi oleh bongkahan es, salju yang begitu tebal dengan suhu yang sangat rendah merupakan kawasan yang sulit dijadikan sebagai ruang hidup maupun tempat untuk bersosialisasi oleh manusia, hewan, maupun tumbuhan. Meskipun ada, jumlahnya sangatlah gurun yang gersang dan memiliki suhu yang sangat ekstrim juga menjadi pembatas bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup yang lain. Namun gurun juga memiliki fungsi gurun pasir bagi kehidupan makhluk Man ecological dominant concept konsep manusia sebagai makhluk yang paling dominanManusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna yaitu dengan dibekalinya akal atau kemampuan untuk berfikir sehingga dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimilikinya itu, manusia mampu menciptakan sesuatu. Dengan kata lain, manusia memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan pada lingkungan hidup, baik itu dalam upaya meningkatkan kualitas maupun justru untuk untuk meningkatkan kesejateraan penduduk dan sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan hidup, maka pemerintah mengubah kawasan hutan hujan tropis yang berada di Kalimantan sebagai lahan bagi pemukiman serta lahan pertanian bagi para transmigran. Dan mereka yang tidak bertanggung jawab secara sengaja melakukan eksploitasi hutan secara besar-besaran untuk mengambil kayunya yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Di satu pihak terdapat keuntungan dari alih fungsi hutan tersebut, namun di pihak lainnya ancaman akan kerusakan hutan dapat mengakibatkan naiknya suhu bumi serta terjadinya pencemaran udara akibat pembakaran Globalism concept konsep globalismePada dasarnya wilayah di permukaan bumi ini merupakan satu kesatuan, sehingga apabila terjadi perubahan pada wilayah yang satu, maka hal tersebut akan berpengaruh pada wilayah yang lainnya. Konsep ini telah dipergunakan dalam upaya penyebaran informasi keseluruh wilayah di bumi ini tanpa terhalang oleh batas negara, batas wilayah, maupun batasan kita bisa mengetahui kejadian-kejadian dari seluruh penjuru dunia melalui berita, internet, telepon, maupun media Spatial interaction concept Konsep interaksi keruanganKonsep ini memberikan gambaran tentang keterkaitan antar komponen ruang di permukaan bumi ini, seperti faktor alami, faktor alami dengan kehidupan manusia, faktor alami dengan kehidupan sosial budaya, atau juga antar untuk melakukan analisa peristiwa banjir atau erosi di suatu daerah di permukaan bumi ini, yang menjadi fokus utama analisa tersebut ialah bagaimana tindakan atau perilaku manusia terhadap lingkungan sehingga peristiwa tersebut bisa terjadi seperti penggundulan hutan yang menjadi daerah resapan air, alih fungsi lahan pertanian, atau mungkin karena pengaspalan sehingga menyebabkan tanah kurang mampu dalam menyerap air. Kondisi tersebut menyebabkan air yang seharusnya terserap oleh tanah berubah menjadi aliran air di permukaan penyebab banjir atau erosi Areal Relationship Concept Konsep hubungan timbal balikKonsep ini menyajikan gambaran terkait adanya hubungan timbal balik antar wilayah di permukaan bumi, yang menjadi faktor utama pada peristiwa tersebut adalah faktor alam dan faktor terjadinya hubungan timbal balik antara masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan dengan masyarakat yang tinggal di perkotaan, yang mana masyarakat pedesaan merupakan produsen dari bahan baku yang dibutuhkan oleh masyarakat perkotaan yang dalam hal ini bertindak sebagai produsen bahan jadi. Dan sebaliknya masyarakat pedesaan juga membutuhkan barang jadi yang diproduksi oleh masyarakat perkotaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Areal Likenesses Concept Konsep kesamaan wilayahKonsep ini menjelaskan bahwa terkadang beberapa wilayah di permukaan bumi ini memiliki gejala, sifat alamiah, maupun kehidupan sosial yang hampir beberapa wilayah seperti Indonesia, Brazil, Kongo, serta Zaire merupakan negara-negara yang memiliki iklim tropis. Keempat negara tersebut banyak memiliki kesamaan, diantaranya adalah karakteristik wilayah dari ke empat negara tersebut yaitu adanya hutan hujan tropis. Contoh yang lainnya adalah karena sebagian besar penduduknya berasal dari ras melayu, maka Indonesia dan Malaysia memiliki kesamaan dalam hal Areal Differences Concept Konsep Perbedaan WilayahHal ini merupakan kebalikan dari konsep sebelumnya, dimana terdapat perbedaan diantara wilayah-wilayah yang ada di permukaan bumi Daerah pantai dan daerah dataran tinggi memiliki perbedaan kondisi alam wilayah yang cukup signifikan seperti suhu di daerah pantai relatif panas, sedangkan di dataran tinggi suhunya relatif Areal Uniquennes Concep Konsep Keunikan WilayahKonsep ini menggambarkan tentang adanya kekhasan serta keunikan suatu wilayah jika dibandingkan dengan wilayah meskipun memiliki tempat tinggal yang sama, yaitu di Sumatra Utara, akan tetapi orang-orang batak serta orang-orang Deli memiliki perbedaan bahasa dalam melakukan Areal Distribution Concept Konsep Distribusi atau persebaran wilayahKonsep ini menggambarkan adanya ketidakmerataan berbagai fenomena, gejala, maupun fakta-fakta yang menyebar di permukaan Daerah perambangan Nikel di Indonesia terdapat di Singkep, Bangka, serta Belitung. Sedangkan untuk tambang minyak bumi terdapat di sepanjang papua bagian utara, Pantai Jawa bagian utara, pantai timur kalimantan, serta sepanjang pantai timur pulau Relative Location Concept Konsep Lokasi RelatifKonsep ini menjelaskan tentang keberadaan suatu wilayah di permukaan bumi yang memiliki lokasi berdasarkan wilayah yang ada di sekitarnya., dimana sesuai dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kehidupan sosial budaya, lokasi relatife dari wilayah tersebut lambat laun bisa mengalami Posisi relative pulau Sulawesi adalah diantara pulau Kalimantan dan pulau Irian Jaya, Indonesia memiliki posisi relative antara 2 samudra dan 2 Comperative Advantage Concept Konsep Keuntungan secara KomparativeKonsep ini menggambarkan terjadinya perbandingan antara wilayah-wilayah di permukaan bumi melalui kompone-komponen di dalamnya, baik itu yang berasal dari unsur alamiah, maupun unsur sosial sehingga dapat diketahui tentang adanya kelebihan maupun kekurangan wilayah tersebut yang dengan begitu nantinya kebijakan-kebijakan yang menyangkut karakteristik suatu wilayah dapat Perpetual Transformation Concept Konsep Transformasi yang berkesinambunganKonsep ini memberikan gambaran tentang adanya unsur-unsur geografi pada suatu wilayah yang akan selalu mengalami perkembangan dan proses transformasi secara dan berkelanjutan sesuai dengan ruang dan waktu Culturally Defined Recources Concept Konsep Penetapan Sumber DayaKonsep memberikan penjelasan terkait dengan tingkat optimalisasi pengelolaan serta pemanfaatan Sumber Daya yang ada di suatu wilayah dipermukaan bumi, dimana wilayah satu dan yang lainnya memiliki sumber daya yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut terkait oleh faktor budaya, adat istiadat, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi penduduk di wilayah tersebut, dimana setiap wilayah memiliki cara yang berbeda-beda dalam rangka mengeksploitasi sumber daya sesuai dengan kondisi Round Earth On Flat Paper Concept Konsep Bumi Bulat pada Bidang DatarKonsep ini memiliki keterkaitan dengan keberadaan peta yang merupakan hasil karya manusia dalam upaya mentransformasikan bentuk bumi yang bulat beserta fenomena-fenomena yang terjadi ke dalam suatu bidang datar melalui sistem proyeksi, yaitu suatu sistem yang digunakan untuk mentransformasikan bidang lengkung ke dalam bidang datar. Dalam ilmu perpetaan kartografi terdapat 3 proyeksi peta, yaitu silinder, kerucut, serta Menurut Getrude WippleGetrude Wipple mengeluarkan konsep geografi. Konsep ini merupakan bentuk penyederhanaan dari 15 konsep yang telah diajukan oleh Henry J. Warman menjadi 5 konsep saja yang akan lebih mudah dipahami karena menurut konsep ini menjadi lenbih sedikitBerikut adalah konsep geografi menurut Getrude Wipple yaitu The Earth as a planet Bumi sebagai sebuah planetVaried ways Of Living Keragaman Cara HidupVaried Natural Region Keragaman Region alamSignificance Of Region To Man Arti manfaat region bagi manusiaThe Importance of Location in Understanding World Affairs Peranan Lokasi dalam memahami kejadian-kejadian di dunia5. Menurut N. DaldjoeniDaldjoeni mengungkapkan tujuh konsep geografi yang memiliki pengertian dari beberapa konsepnya yang akan di jelaskan satu persatu agar lebih mudah dipahami serta memberikan informasi yang pasesuai menurut ahli konsep N. Daldjoeni konsep geografi terbagi menjadi 1. Penghargaan Budayawi terhadap bumiManusia telah dapat menganalisa keanekaragaman lingkungan yang berbeda-beda, baik menurut pandangan hidup maupun menurut negrinya sejak zaman dahulu kala. Kemajuan teknologi sekarang ini tidak dapat lepas dari adanya perubahan pandangan manusia terhadap lingkungan alam sebagai sumber daya. Dimana dalam melakukan eksplorasi maupun eksploitasi terhadap sumber daya tersebut sangat bergantung pada kompetensi, ikatan sosial, tingkat pendidikan, stabilitas politik, kebijakan pemerintah, serta adanya semangat Konsep Regional wilayahKonsep ini menjelaskan bahwa suatu daerah di permukaan bumi dipandang memiliki homogenitas dalam hal bentuk bentang alamnya maupun Suatu daerah yang merupakan daerah kapur kondisinya secara umum dapat diartikan sebagai daerah yang tandus, pekonomian penduduk yang lemah, pola migrasi yang kuat, dan lain Ciri khusus keadaan wilayahCiri khusus suatu wilayah di permukaan bumi dapat diperoleh dari suatu proses yang menghubungkan antara unsur-unsur yang ada di wilayah Boyolali merupakan daerah penghasil susu serta daging ternak yang baik karena daerah tersebut memiliki kombinasi yang menguntungkan antara curah hujan, jenis tanah, topografi, suhu, serta jenis LokalisasiKonsep ini menjelaskan tentang pemusatan suatu kegiatan pada wilayah terbatas, dimana kondisi tersebut akan dapat menambah fungsi wilayah Selain sebagai kota pelabuhan, surabaya juga dikenal sebagai kota industri di Interaksi keruanganPerbedaan wilayah satu dengan wilayah lainnya di permukaan bumi ini merupakan salah satu faktor pendukung terjadinya interaksi atau hubungan di antara wilayah-wilayah tersebut. Misalnya hubungan kerjasama dalam peniagaan, maupun tukar menukar jasa, manusia, serta Skala wilayahKombinasi unsur alam serta teknologi yang dimiliki merupakan faktor penentu apakah suatu wilayah yang dianggap mikroskopis wilayah yang sempit dapat digeneralisasikan menjadi wilayah makro wilayah yang memiliki artian luas7. Konsep perubahanKondisi yang dialami oleh suatu wilayah pada saat ini merupakan hasil dari proses perubahan yang dialami wilayah tersebut dari masa lampau, baik itu perubahan jangka panjang maupun jangka pendek. Misalnya iklim di Indonesia merupakan perubahan jangka panjang, sedangkan pembagian musim di Indonesia merupakan perubahan jangka adanya konsep-konsep tersebut, maka seorang geograf diharapkan mampu memahami pokok-pokok ruang permukaan bumi tempat ia tinggal. Pokok-pokok tersebut antara lain adalah Persebaran gejala-gejala yang ada di permukaan bumiHubungan dengan gejala lain di suatu wilayah yang bersangkutanHubungan dengan gejala lain di lain wilayahEfek yang ditimbulkan dari satu atau lebih gejala-gejala tersebutVariasi gejala dari masing-masing wilayahAlasan mengapa timbul gejala di suatu tempat sedangkan di tempat lain tidak adaPembauran gejala spasialGerakan-gerakan gejala yang bertimbal balikAlasan mengapa gejala yang timbul secara tidak teraturBentuk jaringan dari bermacam-macam gejalaKepadatan serta pengelompokan gejalaLokasi serta lokalisasi gejalaPembatasan adanya penduduk serta kegiatannya di suatu wilayah tertentuEfek yang ditimbulkan dari kegiatan yang dilakukan pada tempat lainnyaDan dengan memahami pokok-pokok tersebut, maka diharapkan kita dapat memahami Hubungan antara manusia dan bumi dengan segala bentuk keuntungan serta hambatannya bagi kehidupanTingkat keterbatasan manusia dari permukaan bumi tempatnya hidupCara memecahkan masalah-masalah yang terkait dengan adanya ruang dan jarakMampu mengatur kondisi permukaan bumi serta Diatasa adalah penjelasan secara rinci mengenai konsep geografis yang dikemukakan oleh beberapa para ahli. Dan semoga penjelasan ini bisa bermanfaat. Pada dasarnya, manusia adalah penghuni planet bumi yang mendapatkan karunia dari Tuhan untuk mempelajari seluk beluk alam semesta. Sehingga dari ketiga makhluk hidup lain yaitu binatang dan tumbuhan, manusia diberi akal kecerdasan yang dipercaya untuk menggunakannya dalam ilmu pengetahuan. Disamping hal tersebut, manusia adalah makhluk sosial. Artinya setiap manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan dari manusia lain. Banyak ilmu yang mempelajari tentang manusia. Jika menggunakan pendekatan spasial spatial approach, manusia dapat dikaji dari ilmu geografi manusia. Persebaran manusia menjadi pokok bahasan utama dalam pembelajaran geografi manusia. Kaitan geografi manusia adalah penduduk dan sebangsanya. Untuk lebih mempelajari tentang pengertian geografi manusia dan kajiannya, simaklah pembahasan materi sebagai berikut. Pengertian geografi manusia adalah salah satu cabang ilmu geografi yang berisi sudut pandang keruangan dengan manusia sebagai inti pokok bahasan pembelajaran. Lingkup geografi manusia mencakup kependudukan, aktivitas sosial masyarakat, ekonomi, politik, sosial, budaya, dan adat istiadat. Untuk melakukan pembelajaran terkait geografi manusia, harus menguasai antroposfer yaitu ilmu yang mengkaji manusia. Contoh Kajian Geografi Manusia Geografi tidak melulu melakukan pembahasan soal kebumian dan peta. Struktur bumi di dalamnya terdapat banyak aspek yang bisa dikaji, termasuk manusia. Mempelajari manusia jika yang menjadi fokus adalah anatomi, maka masuk pada ilmu biologi. Jika yang dikaji adalah keuangan, maka masuk ilmu ekonomi. Ketika mengkaji dalam sudut pandang keruangan, baru bisa disebut geografi manusia. Berikut 10 kajian geografi manusia; Geografi Penduduk Geografi penduduk adalah cabang dari keilmuan geografi manusia yang pokok bahasan utamanya mengenai segala seluk beluk kependudukan. Mempelajari penduduk banyak komponennya. Misalnya kelahiran, kematian, dan migrasi itu bisa menjadi suatu pokok bahasan yang tak kunjung usai. Karena dengan keluar masuknya penduduk bisa menyebabkan banyak hal seperti bertambahnya kepadatan penduduk, dan lain-lain. Objek geografi penduduk fokusnya pada persebaran. Karena persebaran dapat untuk mengkaji pola tempat tinggal masyarakat. Sebagai contoh, pola hidup masyarakat perkotaan lebih cenderung memusat karena banyak lahan yang fungsinya menjadi gedung pemerintahan. Sedangkan pola permukiman masyarakat desa biasanya menyebar karena fungsi lahan banyak yang diperuntukkan sebagai arena pertanian. Berbeda lagi dengan penduduk bantaran sungai yang biasa membangun rumah dengan cara memanjang mengikuti daerah aliran sungai DAS. Selain persebaran, contoh kajian geografi penduduk dalam geografi manusia mencakup densitas, klasifikasi penduduk, perbandingan usia produktif, dan lain sebagainya. Karena dalam geografi penduduk, manusia berfungsi sebagai penghuni ruang yang terbatas atas kebutuhan sosial masyarakat. Geografi Permukiman Geografi permukiman adalah cabang ilmu dari geografi manusia yang berisi tentang kajian perkembangan wilayah permukiman di permukaan bumi baik daerah kota, desa, maupun kawasan terpencil. Studi ilmu yang fokus membahas tentang geografi permukiman telah tercantum secara keseluruhan melalui perencanaan wilayah dan kota. Ilmu tersebut sebagai planologi yaitu kompetensi yang mempelajari soal tata ruang dan perencanaan. Geografi Sosial Telah disinggung sedikit pada ulasan di atas bahwa manusia adalah makhluk sosial yang artinya tidak dapat hidup tanpa bantuan dari manusia lain. Pada cabang ilmu geografi manusia, ada yang disebutgeografi sosial. Geografi sosial adalah ilmu yang mempelajari tentang karakteristik penduduk dengan manajemen kebudayaan dan adat istiadat sebagai tolak ukur atau indikatornya. Dalam arti geografi sosial, biasanya diselingi dengan pembelajaran sosiologi dan antropologi. Bisa dianalogikan begini, Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki berbagai macam suku bangsa dan bahasa. Untuk menyatukan hal tersebut terciptalah jiwa nasionalisme. Pendeketan apa yang mampu menjunjung tinggi rasa nasionalisme? Yaitu dengan cara menyatukan kebudayaan melalui akulturasi budaya. Jika akulturasi budaya dapat terbentuk, selanjutnya masuklah asimilasi budaya. Dengan kata lain selanjutnya akan terbentuk integrasi sosial. Yaitu sifat saling menghargai antara budaya satu dengan lainnya. Integrasi sosial antar daerah membawa dampak munculnya integrasi nasional. Itu adalah serpihan harapan dari awal mula terbentuknya ilmu geografi sosial di pembelajaran masyarakat Indonesia. Geografi Sumber Daya Alam Pada intinya, definisi sumberdaya alam merupakan hasil bumi yang dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan hidup manusia secara masal. Dalam geografi manusia, terdapat salah satu cabang ilmu yang dinamakan sebagai geografi sumberdaya alam. Geografi SDA sebutan bagi geografi sumberdaya alam mempelajari seluk beluk hasil bumi dengan segala persebarannya di dunia. Tidak heran sering ditemukan peta persebaran minyak bumi di seluruh dunia. Karena memang fungsi utama dari geografi SDA adalah untuk memetakan hasil tambang yang ada di permukaan bumi. Sumberdaya alam secara umum terbagi 2, yaitu dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui. Sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui jumlahnya kian lama semakin menipis sehingga memerlukan inovasi baru dan menekan produksinya. Geografi Ekonomi Pengertian geografi ekonomi adalah cabang ilmu geografi manusia yang mempelajari lokasi, distribusi, keruangan aktivitas ekonomi masyarakat dengan menggunakan spatial approach pendekatan spasial. Geografi ekonomi berguna untuk membatasi pengeluaran seserang mengunakan kerangka konsep atau peta konsep sehingga penekanan terhadap kebutuhan hidup dapat terlaksana dengan terstruktur. Sosiologi Sosiologi adalah salah satu cabang ilmu geografi manusia yang mempelajari tentang interkasi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat bertahan hidup tanpa bantuan dari manusia lain. Maka dari itu lahirnya ilmu yang memberi kajian pada interaksi manusia melalui ilmu sosiologi ini. Demografi Demografi adalah salah satu cabang ilmu dari geografi manusia yang mempelajari tentang kependudukan. Bisa dikatakan bahwa demografi dan geografi penduduk itu mirip. Namun demografi lebih spesifik. Contohnya begini karakteristik setiap manusia itu berbeda-beda. Dalam pembelajaran demografi ada salah satu komponen yang bernama klasifikasi penduduk. Disitulah pembelajaran kependudukan ciri khas demografi terlihat. Geografi Industri Geografi industri adalah salah satu cabang geografi manusia yang mempelajari tentang perindustrian. Sebagaimana diketahui bahwa pengertian industri adalah kegiatan mengolah barang mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Maka dari itu dalam kegiatan perindustrian mengutamakan produksi barang. Distribusi barang akan diserahkan pada agen yang kemudian sampai ke tangan konsumen. Komposisi Penduduk Komposisi penduduk merupakan salah satu cabang ilmu geografi manusia yang membahas tentang pembagian penduduk. Komposisi penduduk isinya tentang jenis kelamin, usia, pekerjaan, tingkat pendidikan, dan lain sebagainya. Fungsi dari komposisi penduduk adalah untuk mengetahui kualitas masyarakat suatu daerah yang nantinya data tersebut digunakan sebagai monografi wilayah oleh Badan Pusat Statistik BPS. Klasifikasi Tenaga Kerja Klasifikasi tenaga kerja merupakan salah satu cabang ilmu geografi manusia yang lebih spesifik mengatur tentang pembagian tenaga kerja. Sebagaimana kita ketahui bahwa pengertian tenaga kerja adalah orang yang telah memasuki masa usia produktif kerja, telah bekerja, atau sedang mencari pekerjaan. Klasifikasi tenaga kerja berguna untuk membagi tenaga kerja menjadi beberapa tingkatan. Nah, pembahasan di atas merupakan uraian materi yang menjelaskan tentang pengertian geografi manusia dan kajiannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dalam hal menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Setiap unsur alam memiliki sifat yang berhubungan dengan kepribadian loh. Kira-kira apa saja ya? Selain psikologi warna, sifat dari unsur alam juga bisa menjadi dasar untuk melihat dan mengibaratkan karakteristik manusia. Unsur alam sendiri terdiri dari tanah, besi, air, kayu, dan api. Setiap unsur alam ini memiliki sifat yang mirip dengan perilaku manusia, sehingga dapat dikelompokan menjadi 5 tipe kepribadian sesuai dengan elemen alam. Manusia memiliki satu elemen yang paling menonjol di antara empat elemen lainnya. Dan unsur alam inilah yang dapat menguraikan kepribadiamu, apa saja ya? 1. Tanah. foto Jan Kroon Unsur tanah atau bumi diibaratkan sebagai seseorang yang stabil dan kuat. Kamu memiliki kekuatan fisik yang hebat karena dapat melakukan berbagai kegiatan dan tahan banting seperti bumi tempat berpijak. Selain itu kamu termasuk orang yang selalu bekerja keras dan produktif memberi manfaat kepada orang lain. Hal ini dilihat dari tanah yang mengandung unsur hara dan siklus karbon dan nitrogen yang selalu bekerja di tanah/bumi. 2. Logam. foto pixabay Unsur besi atau logam diibaratkan sebagai seseorang yang kokoh, kaku, dan tegak. Kamu memiliki kekuatan logika yang luar biasa, selain itu kamu mampu menilai sesuatu dengan adil dan objektif. Hal ini yang membuat kamu tidak mudah goyah dan mampu mengendalikan pikiran agar tetap rasional. Seperti elemen besi yang kokoh, mampu menjadi pondasi. 3. Air. foto Elijah Akala Unsur air diibaratkan sebagai seseorang yang mampu menciptakan perdamaian. Kamu memiliki kekuatan spiritual dan mencintai kedamaian. Selain itu mudah beradaptasi dalam lingkungan apapun. Hal ini seperti air yang mampu mengalir di berbagai bentuk aliran dan mampu memberi kesejukan karena pandai mendamaikan konflik di lingkungan. Kamu sebagai juru damai yang mencintai ketenangan dengan cara rela berkorban. 4. Kayu. foto Rudolf Jakkel Unsur kayu diibaratkan sebagai seseorang yang kreatif karena dari kayu kita bisa membuat berbagai alat yang bermanfaat maupun berbagai bentuk kesenian. Orang dengan elemen kayu biasanya memiliki pemikiran yang terus maju atau berorientasi masa depan. Seperti kayu/ pohon yang selalu tumbuh menuju ke langit. Kamu juga mampu memberikan ide-ide segar dan solutif bagi lingkungan sama halnya dengan pohon yang menghasilkan buah yang bermanfaat bagi orang lain. 5. Api. foto Jens Mahnke Unsur api diibaratkan sebagai seseorang dengan emosi yang membara. Terkadang, kamu bisa menjadi tidak stabil sehingga kamu terkesan moody. Namun dengan kebesaran emosi, kamu mampu menjadi pribadi yang sangat berpengaruh, kamu dapat mendorong orang lain untuk memperjuangkan mimpi-mimpi mereka. Seperti api yang membakar semangat orang lain. - Geografi adalah studi tentang tempat dan hubungan antara manusia dan lingkungannya. Ahli geografi menjelajahi sifat fisik permukaan bumi dan masyarakat manusia yang tersebar di atasnya. Mereka juga meneliti bagaimana budaya manusia berinteraksi dengan lingkungan alam, dan bagaimana lokasi dan tempat dapat berdampak pada manusia. National Geographic mencatat geografi berusaha memahami bagaimana hal-hal tersebut ditemukan, mengapa hal itu ada, dan bagaimana hal itu berkembang dan berubah dari waktu ke waktu. Pengertian dan Para Ahli Geografi Istilah geografi berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu geos dan graphien. Geos artinya bumi, graphien artinya menggambarkan, mendeskripsikan ataupun mencitrakan. Secara harfiah, geografi berarti ilmu yang menggambarkan tentang bumi. Tentu saja, bukan hanya orang Yunani yang tertarik dengan geografi. Sepanjang sejarah manusia, sebagian besar masyarakat berusaha memahami sesuatu tentang tempat mereka tinggal atau lingkungan, juga orang-orang serta lingkungan di sekitar mereka. Ahli geografi Yunani kuno sangat berpengaruh dalam pembuatan peta. Mereka mengembangkan peta wilayah yang sangat rinci yang menggabarkan Yunani dan sekitar, termasuk sebagian Eropa, Afrika, dan Asia. Lebih penting lagi, mereka juga mengajukan pertanyaan tentang bagaimana dan mengapa pola manusia dan alam yang berbeda muncul di permukaan bumi, dan mengapa variasi ada dari satu tempat ke tempat lain. Upaya untuk menjawab pertanyaan tentang pola dan distribusi ini membuat mereka menyadari bahwa bumi itu bulat, menghitung keliling bumi, dan mengembangkan penjelasan tentang segala hal mulai dari banjir musiman di Sungai Nil hingga perbedaan kepadatan penduduk dari satu tempat ke tempat lain. Kemajuan dalam geografi terutama dibuat oleh para ilmuwan muslim dunia, yang berbasis di sekitar Jazirah Arab dan Afrika Utara. Ahli geografi Zaman Keemasan Islam ini menciptakan peta persegi panjang pertama di dunia, sistem peta yang masih dikenal hingga saat ini. Sarjana Islam juga menerapkan studi tentang pertanian, menentukan tanaman dan ternak mana yang paling cocok untuk habitat atau lingkungan tertentu. Selain kemajuan di Timur Tengah, kerajaan Cina di Asia juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap geografi. Sampai sekitar tahun 1500, Cina menjadi peradaban paling maju. Mereka adalah orang pertama yang menggunakan kompas untuk tujuan navigasi. Pada awal 1400-an, penjelajah Cheng Ho memulai tujuh pelayaran ke daratan yang berbatasan dengan Laut Cina dan Samudra Hindia, membangun dominasi Tiongkok di seluruh Asia Ilmu Geografi 1. Geografi FisikGeografi fisik, ilmu geografi yang mempelajari gejala fisik yang berasal dari permukaan bumi yaitu tanah, air, dan udara yang dengan berbagai prosesnya. Mempelajari gejala alamiah permukaan bumi yang menjadi sebagai tempat hidup manusia. 1. Geologi mempelajari tentang suatu ilmu bumi berdasarkan struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, komposisinya dan proses pembentukannya, sistem tata surya atau gurun terluas di Ilmu tanah mempelajari sifat-sifat fisik tanah dan segala sesuatu yang berhubungan dengan jenis tanah yang ada di Geomorfologi mempelajari mengenai proses secara ilmiah mengenai permukaan bumi dan proses-proses yang terjadi pada bagian-bagian dari bumi, termasuk yang berhubungan dengan bentuk Oseanografi ilmu yang mempelajari secara detail mengenai samudera dan lautan seperti struktur salinitas, pencampuran, arus rekayasa laut,ombak, hingga sedimen Meteorologi dan Kilimatologi mempelajari mengenai gejala cuaca dan iklim di indonesia serta iklim di seluruh dunia, termasuk proses terjadinya pelangi. 2. Geografi ManusiaMengkaji aspek keruangan yang dijadikan sebagai tempat terjadinya aktivitas manusia, di antaranya aktivitas manusia yang juga meliputi ekonomi, kependudukan, sosial dan budaya dan aktivitas politik. 1. Geografi ekonomi mempelajari berupa struktur keruangan aktivitas ekonomi. Titik berat Kajiannya pada aspek keruangan struktur ekonomi masyarakat yang meliputi dalam bidang industri, pertanian, transportasi, komunikasi, perdagangan, jasa dan lain Geografi permukiman cabang ilmu geografi manusia yang mempelajari perkembangan permukiman di suatu wilayah yang ada di seluruh permukaan mencari tahu faktor apa yang mempengaruhi perkembangan dan pola permukiman serta bentuk Geografi politik mempelajari aspek keruangan pemerintah atau kenegaraan yang meliputi hubungan regional dan internasional, pemerintah atau kenegaraan di permukaan bumi. Dijadikan sebagai dasar perkembangan dan hubungan Geografi sosial mempelajari hubungan sosial dengan struktur keruangan yang membahas mengenai ilmu sosial. Geografi sosial mengkaji mengenai kesehatan dan perlindungan, kriminalitas dan kemiskinan, dan variasi pergerakan sosial. Beberapa ilmu penunjang geografi 1. Kartografi mempelajari mengenai pemetaan atau representasi permukaan bumi dengan bentuk simbol yang abstrak yang tidak banyak kontroversi. 2. Pitogeografi adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari mengenai Zoogeografi adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari mengenai Antropogeografi adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari mengenai Geofisika-Geologi adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari mengenai sifat-sifat bentuk bumi, seperti reaksi terhadap gaya, bentuk-bentuk bumi, dan medan potensial bumi medan magnet dan gravitasi. Juga menganalisis interior bumi seperti inti, mantel bumi, kulit bumi dan kandungan-kandungan Geodesi adalah cabang ilmu yang mempelajari mengenai pengukuran serta pemetaan permukaan bumi dan dasar juga Ruang Lingkup Ilmu Pengetahuan Geografi dan Penjelasannya Mengenal 4 Prinsip Dasar Ilmu Geografi Beserta Contohnya Penjelasan 10 Konsep Dasar Ilmu Geografi, Apa Saja? - Pendidikan Kontributor Desika PemitaPenulis Desika PemitaEditor Maria Ulfa A. GEOGRAFI DAN KEHIDUPAN DI BUMI DAN MANUSIA SEBAGAI SALAH SATU MAKHLUK PENGHUNINYA Kehidupan di Bumi a. Faktor Lingkungan Suatu faktor yang menentukan adanya perbedaan jenis – jenis makhluk hidup yang tinggal di suatu tempat di permukaan bumi ini adalah lingkungan hidup dari tempat itu. Lingkungan Biotik Lingkungan biotik adalah semua makhluk hidup yang menempati bumi, yang terdiri atas tumbuhan, hewan, manusia. Menurut fungsinya, komponen biotik dapat dibedakan menjadi 3 kelompok utama, 1. Kelompok Produsen Kelompok produsen adalah organisme yang mampu menghasilkan makanannya sendiri, yang biasa disebut dengan autotrofik auto = sendiri, trofik = menghasilkan makanan. Organisme tersebut mengubah bahan-bahan organik menjadi bahan anorganik dengan bantuan energi matahari dalam butir-butir hijau daun atau klorofil. Pada klorofil itulah proses fotosintesis berlangsung, yang termasuk kelompok produsen adalah tumbuh-tumbuhan yang berhijau daun klorofil. 2. Kelompok Konsumen Kelompok konsumen adalah organisme yang hanya memanfaatkan hasil yang disediakan oleh organisme lain produsen. Oleh karena itu, konsumen disebut dengan heterotrofik. Kelompok ini terdiri atas manusia dan kelompok hewan herbivora pemakan tumbuh-tumbuhan. Hewan herbivora selanjutnya dimakan oleh binatang karnivora pemakan hewan lainnya, dan kedua jenis binatang ini dimakan oleh manusia, yang termasuk dalam golongan omnivora pemakan segalanya. 3. Kelompok Pengurai Decomposer Kelompok pengurai berperan dalam menguraikan sisa-sisa atau makhluk hidup yang telah mati. Termasuk dalam kelompok pengurai adalah bakteri dan jamur. Hasil penguraiannya berupa mineral-mineral dan air yang kembali ke tanah, serta gas- gas yang terlepas kembali ke atmosfer. Lingkungan Abiotik Lingkungan abiotik adalah benda-benda mati yang ada di bumi tetapi mempunyai pengaruh pada kehidupan mahkluk hidup yang ada di dalamnya. Berikut termasuk dalam kelompok abiotik. 1. Tanah Tanah merupakan tubuh alam yang berfungsi sebagai tempat tinggal makhluk hidup dengan segala aktivitasnya. Selain berperan sebagai tempat tinggal makhluk hidup, tanah juga menyediakan unsur-unsur yang diperlukan untuk kehidupan tumbuhan seperti unsur hara, bahan organik, serta air yang terdapat di dalam tanah. 2. Atmosfer / Lapisan Udara Atmosfer merupakan lapisan udara yang menyelimuti bumi. Dalam atmosfer terdapat berbagai gas yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di bumi. Salah satu gas yang mempunyai peranan sangat penting bagi makhluk hidup adalah oksigen yang digunakan manusia dan hewan untuk bernapas. Manusia dan hewan bernapas menghirup oksigen dan mengeluarkan gas karbon dioksida, dan sebaliknya tumbuhan menyerap karbon dioskida dan membuang oksigen ke udara. 3. Air Air merupakan sumber utama kehidupan, karena tanpa adanya air makhluk hidup tidak akan bisa hidup. Lebih dari 70% permukaan bumi terdiri atas air, namun dari sekian besar volume air yang terdapat di bumi, hanya sebagian kecil saja yang dapat digunakan air segar. 4. Sinar Matahari Sinar matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan. Pada tumbuhan, sinar matahari berguna untuk proses fotosintesis. Komponen-komponen lingkungan hidup yang berada di sekitar kita merupakan satu kesatuan yang saling memengaruhi antara komponen yang satu dengan komponen yang lain disebut dengan ekosistem. Hubungan antar¬komponen ini tidak hanya terjadi antarindividu, tetapi juga adanya interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya. llmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara komponen biotik dan abiotik di dalam ekosistem disebut dengan ekologi. b. Faktor Sejarah Dulu 220 juta tahun yang lalu hanya ada satu benua, kemudian benua itu retak dan bergeser. Pergeseran itu berlangsung lambat dan terjadi terbentuknya lima benua seperti masa sekarang dan ini terjadi kira kira 135 juta tahun. Jadi pergeseran dimulai pada zaman Mesozoikum smapai awal Cenozoikum hingga bentuknya yang sekarang. Yang seperti kita ketahui pada zaman ini bui telah dihuni berbagai jenis ikan, reptile, burung dan sampai pada binatang menyusui serta dihuni oleh tumbuhan atau hewan daratan. Pergeseran ini menyebabkan makhluk hidup yang dibawanya mengalami perubahan lingkungan hidup yang dibawanya mengalami perubahan lingkungan hidup,misalnya iklimnya berbeda sehingga makhluk – makhluk yang tahan terhadap kondisi ini akan tetap bertahan dan menyesuiakan diri. c. Faktor Penghambat Penyebaran Kita mengetahui bahwa makhluk hidup itu berkembang biak, misalnya bagi makhluk daratan ,air, merupakan hambatan water barrier sedangkan sebaliknya bagi makhluk air, daratan merupakan hambatan land barrier . Daratan yang sempit juga adaptasi menjadi hambatan. Namun sebaliknya kepulauan dapat menjadi jembatan penyebrangan makhluk hidup. Tiga faktor itulah yang menentukan adanya variabilitas biogeografi. d. Geografi Tumbuhan Tumbuhan memegang peranan penting dalam menentukan geografi makhluk hidup karrena ia merupakn titik awal dari rantai makanan. Tanaman saangat peka akan keadaaan lingkungan fisik, oleh karena itu dapat dengan mudah mengamati adanya perbebedaan jenis tumbuhan pada daerah dengan iklim tropis yang sama e. Geografi Hewan Atas dasar faktor yang mempengaruhi variabilitas dan penyebaran terhadap makhluk hidup yang sudah dijelaskan ,maka dunia ini dapat dibagi menjadi 6 daerah faunall regions ,yakni daerah a. Palaeartic Eropa dan Asia Utara b. Ethiopian Afrika dan Semenanjung Arab c. Oriental Asia Selatan dan Indonesia d. Australian Australian dan sekitarnya e. Neartic Amerika Utara dan Greenland f. Neotropical Amerika Selatan dan Tengah B. SEJARAH PERKEMBANGAN MANUSIA Manusia adalah makhluk yang mempunyai derajat paling tinggi . Makhluk hidup yang berbudi dan berakal hanyalah manusia. Apabila kita ingin menyusun tentang asal mula manusia di bumi, jalan yang ditempuh hanya dengan mempelajari fosil –fosil yang ada dibumi. Pada tahun 1871 Darwin menerbitkan buku yang berjudul The Desent Of Man tentang asal mula kehidupan . Pada masa Darwin , masih belum merupakan bahan penelitian yang meyakinkan . Darwin mencari hubungan kekerbatan manusia dengan primata Didalam klasifikasi, manusia sebagai Homo Sapiens termasuk ordo primata. Persamaan ciri sebagai berikut 1. Mata Frontal menghaddap kedepan 2. Ibu jari pada tungkai depan dapat digerkan kesegala arah. 3. Letak kelenjar susu didada. 4. Bentuk rahim simpleks. Kaki manusia yang lebih panjang daripada lengannya merupakan suatu hal yang membedakannya dengan primata lainnya. Kaki manusia yang mempunyai lekukan besar dengan ibu jari yang sebidang dengan jari jari lainnya sangat berbeda dengan kaki kera. Kepala manusia terletak pada tulang belakang demikian rupa sehingga memungkinkan manusa dapat melihat lurus kedepan jika berdiri tegak. Otak Manusia relative besar volume 1200- 1500 cc . Hewan perama dari ordo primata diduga telah ada kira kira 75 juta tahun yang lalu. Umumnya hidup dipohon – pohon. Hanya manusialah yang menyimpang dalam evolusinya sehingga menjadi suatu makhluk hidup yang dapt hidup diatas tanah dan berjalan dengan kedua kakinya. Tangan digunakannya untuk memegang dan mengatur alat – alat yang dipelukannnya. Makin tinggi tingkat hewan primata ,maka makin tangkas hewan itu mengguakan tangannya dan volume otaknya makin besar. PENEMUAN MANUSIA PURBA ATAU PRA-MANUSIA Pada tahun 1924,Raymond Dart sorang ahli anatomi di Afrika Selatan telah menemukan fosil yang kemudian diberi nama Australophitechus Africanus. Bentuk Fosil ini menyerupai kepala simpanze muda tetepi giginya merupakan gigi manusia sekarang dan mungkin dapt berjalan tegak. Di Afrika selatan ditemukan juga fosil manusia purba yang diberi nama Austrapitchecinae yang diperkirakan tingginya 1,5 m. Volume otaknya kira- kira 600 cc. Austrapitchecinae hidupnya tidak lagi di pohon –pohon. Fosil ini termasuk familia Homodinae , akan tetapi bukan dari genus homo. Seorang dokter belanda Eugene Dubois pada tahun 1887 di daerah trinil di tepi bengawan solo menemukan fosil berupa rahang, beberapa gigi dan sebagian dari tulang tengkorak serta tulang paha. Fosil ini diberi nama pithecanthropus erectus atau homo erectus. Di Jerman Heidelberg ditemukan fosil dari zaman palestorin diberi nama Heidelbergergensis. Ada juga fosil Cro Magnon dari perancis yang timbul pada zaman Neadherthal. Hidup kira –kira 30000 tahun yang lalu ,disebut juga Homo Sapiens Diluvialis, berukuran otak sama besar volumenya dengan manusia sekarang dan berukuran tinggi tegak . Di timur Tengah juga ditemukan fosil – fosil manusia dari zaman – tahun yang lalu, misanya palestina, Gunung Carmel, dan manusia shanidar di gunug gunung Irak . Manusia Neandhertal,manusi gunung Carmel ,manusia Cro Magnon dan Manusia sekarang dapat dimasukkan dalm Homo Sapiens ,sebagai satu spesies. Pithecantropus erectus ,Lasianthropus Pelonensus, Homo beidel bergensis dianggap sebagai salah satu spesies saja yang disebut Homo erectus ,karena 1. Mereka Hidup di zaman yang sama 2. Berjalan tegak 3. Walaupun ada perbedaaan diantara mereka ,perbedaan itu disebabkan karena lokasi yang berbeda Sumber Jendela iptek Astronomi. Balai Pustaka, Jakarta

unsur kehidupan manusia yang paling utama dikaji oleh geografi adalah